<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000865234</controlfield>
    <controlfield tag="005">20210820023822</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0821001558</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">210820################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.095 982 7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">338.095 982 7 IMR p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Imron Rosyadi</subfield>
      <subfield code="e">Pengarang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penentuan Sektor Unggulan Kabupaten Kulon Progo Dengan Pendekatan Tabel Input-Output /</subfield>
      <subfield code="c">Imron Rosyadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xv, 153 hlm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Produktivitas Kulon Progo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tri Widodo [Pembimbing]</subfield>
      <subfield code="e">Pengarang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="502" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Tesis Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">BIbliografi hlm 114-118</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sektor unggulan yang ada di&#13;
Kabupaten Kulon Progo dengan menggunakan pendekatan Input-Output. Kabupaten Kulon Progo selama ini belum pernah menyusun Tabel Input-Output&#13;
sehingga tahapan yang dilakukan adalah terlebih dahulu menyusun Tabel Input- Output Kabupaten Kulon Progo, yang dilakukan dengan menurunkan Tabel Input- Output Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan metode nonsurvei&#13;
yaitu metode RAS.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor konstruksi dan sektor&#13;
pengadaan listrik, gas dan air minum layak dijadikan sektor unggulan karena&#13;
memiliki Indeks Daya Penyebaran (IDP) dan Indeks Derajat Kepekaan (IDK)&#13;
yang paling tinggi dibandingkan dengan sektor-sektor lain di Kabupaten Kulon&#13;
Progo. Jika dilihat dari analisis angka pengganda output, sektor yang menjadi&#13;
unggulan ialah sektor pengadaan listrik, gas dan air minum dan jika dilihat dari&#13;
analisis angka pengganda lapangan pekerjaan, sektor pertanian, perkebunan,&#13;
kehutanan, perburuan dan perikanan adalah sektor yang menjadi unggulan.&#13;
Analisis Input-Output juga digunakan untuk menganalisis dampak&#13;
Pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport terhadap&#13;
perekonomian Kabupaten Kulon Progo. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa&#13;
pembangunan bandara baru ini memberikan dampak positif dan negatif terhadap&#13;
perekonomian Kabupaten Kulon Progo. Dampak positif dapat dilihat dari analisis&#13;
simulasi investasi, di mana pembangunan bandara baru ini dapat meningkatkan&#13;
output Kabupaten Kulon Progo sebesar 141,33 persen dari total output sebelum&#13;
dibangunnya bandara. Peningkatan output ini kemudian menurun menjadi 139,79&#13;
persen, dikarenakan dikurangi dengan dampak negatifnya yaitu terjadi penurunan&#13;
luas lahan pertanian yang selama ini menghasilkan cabai merah senilai Rp90,09&#13;
miliar.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">This research aimed to determine key sectors within Kulon Progo Regency&#13;
using Input-Output approach. Such analysis never been conducted in this region,&#13;
therefore, the first step was compiling Input-Output Tables which done by&#13;
deriving it from Input-Output Tables of Yogyakarta Special Region Province&#13;
using RAS method.&#13;
Result shown that construction, electricity supply, gas and drinking water&#13;
supply are prominent sectors compare to other due to their high score on Power of&#13;
Dispersion Index (IDP) and Sensitivity of Dispersion Index (IDK). Using&#13;
Multiplier Value Analysis based on output also shown that electricity, gas and&#13;
drinking water supply remain the as dominant sectors among other while based on&#13;
employment shown that agriculture in general is on the top of it.&#13;
Further analysis using Input-Output approach is impact evaluation of New&#13;
Yogyakarta International Airport development. The Result shown that the&#13;
construction gives both positive and negative impact to the economic of Kulon&#13;
Progo. Positively, by Investment Simulation Analysis, it can increase the output&#13;
of Kulon Progo up to 141.43 percent of total output before existence of the&#13;
airport. This increasing output then decrease to 139.79 percent as negative impact&#13;
on farm land reduction for red chili which estimated about IDR 90.09 billion.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="264" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Fakultas Ekonomika Bisnis UGM,</subfield>
      <subfield code="c">2017</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="336" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">teks</subfield>
      <subfield code="2">rdacontent</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="337" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
      <subfield code="2">rdamedia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="338" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">volume</subfield>
      <subfield code="2">rdacarrier</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">004/PKP-E/2021</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
