Detail Katalog

ID: 12890
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Poverty Profile Analysis and Poverty Reduction Strategy in Kulon Progo Regency, Yogyakarta, Indonesia / Insan Hidayat

Edisi: 1
Pengarang
Insan Hidayat (Pengarang)
Penerbit
Magister Administrasi Publik Fisipol UGM,
Tempat Terbit
Yogyakarta :
Tahun Terbit
2018
Bahasa
ind
Subjek
Kesejahteraan sosial
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
vii, 61 halaman : ilustrasi ; 21 cm.
Nomor Panggil
361.959 827 INS p
Control Number
INLIS000000000865275
BIB ID
0010-0821001599
Catatan
The poverty level in KulonProgo Regency is relatively higher than the national level and the Yogyakarta province level. This study aims to analyze the characteristics of the poor and the livelihoods of the heads of poor households to design a poverty profile ofKulonProgo Regency, Yogyakarta, Indonesia. It also discusses further the development of poverty reduction strategies based on the poverty profile.
It usesthe data of the poverty household census from 2012 to 2016 in 12 sub-districts of KulonProgo Regency which were then analyzed using ANOVA. Qualitative analysis ofthelocal government’s annual poverty reduction report was also conducted.
The result shows that there is a significant differencewith a P-value of 0.00000208among the proportions of poor people in every sub-district in KulonProgo Regency. It implies that there are various types of poverty characteristics in each sub-district in this regency. Moreover, other findings also indicate that the poverty is in part due to the fact that many households eligible for benefits from at least five social assistance programs do not receive such benefits. Based on the characteristics of the poor and the livelihoods of the heads of the poor household’, the local government has been developing institutional infrastructure as part of its poverty reduction strategies (PRS). The PRS consists of institution, regulation, human resource, funding, and program as the poverty reduction policy. However, its infrastructure lacks coordination.
There is a need to acquireaccurate data regardingthepoor householdsas the target of government assistance. Thus, it is important to design a responsive and suitable poverty intervention program for each sub-district in KulonProgo Regency especially by considering the livelihoods of theheads of the poor household characteristics and improving the poverty database quality ; Tingkat kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo relatif lebih tinggi dibandingkandengan tingkat nasional dan tingkat provinsi yakni DI.Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik penduduk miskin berdasarkan mata pencaharian kepala rumah tangga miskin yang akandigunakansebagai alatanalisisterhadapprofil kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. Lebih lanjut juga akandibahas pengembangan strategi penanggulangan kemiskinan berdasarkan profil kemiskinan ini.
Penelitianini menggunakan data dari sensus rumah tangga miskin daritahun 2012 hingga 2016 di 12 kecamatan Kabupaten Kulon Progo yang dianalisis menggunakan ANOVA. Analisis kualitatif atas laporan penanggulangan kemiskinan tahunan pemerintah setempat juga dilakukanuntukmengetahuistrategipemerintahdaerahdalammelaksanakan program pengurangankemiskinan.
Dari hasilpenelitianini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dengan P-value 0.00000208 antara proporsi penduduk miskin di setiap kecamatan di Kabupaten Kulon Progo. Dengan demikian, ada berbagai jenis karakteristik kemiskinan di setiap kecamatan di daerah ini yang mempengaruhi tingkat kemiskinan yang berbeda di setiap kecamatan. Selain itu, temuan lain juga menunjukkan bahwa kemiskinan sebagian disebabkan oleh fakta bahwa banyak rumah tangga yang berhak mendapatkan manfaat dari setidaknya lima program bantuan sosial tidak menerima manfaat sesuai target karena salah sasaran alokasi bantuan. Berdasarkan karakteristik orang miskin dan mata pencaharian kepala rumah tangga miskin, pemerintah daerah telah mengembangkan infrastruktur kelembagaan sebagai bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan (SPK). SPK terdiri dari institusi, regulasi, sumber daya manusia, pendanaan, dan program sebagai kebijakan penanggulangan kemiskinan. Namun, infrastrukturnya kurang koordinasi.
Olehkarenaituperlunya kebutuhan untuk memperoleh data akurat tentang rumah tangga miskin sebagai target bantuan pemerintah. Dengan demikian, penting untuk merancang program intervensi kemiskinan yang responsif dan cocok untuk setiap kecamatan di Kabupaten Kulon Progo terutama dengan mempertimbangkan karakteristik mata pencaharian kepala rumah tangga dan meningkatkan kualitas database kemiskinan.

Kata kunci: profil kemiskinan, mata pencaharian rumah tangga miskin, strategi penanggulangan kemiskinan, Kulon Progo. ; Tesis Prodi MAP UGM
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
006/PKP-E/2021 361.959 827 INS p Baca di tempat Ruang Baca Umum Tersedia
Format MARC21 - Total 20 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000865275 1
005 _ _ 20210820023030 2
035 # # $a 0010-0821001599 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 210820################g##########0#ind## 5
082 # # $a 361.959 827 6
084 # # $a 361.959 827 INS p 7
100 _ # $a Insan Hidayat$e Pengarang 8
245 1 # $a Poverty Profile Analysis and Poverty Reduction Strategy in Kulon Progo Regency, Yogyakarta, Indonesia /$c Insan Hidayat 9
250 # # $a 1 10
300 # # $a vii, 61 halaman : $b ilustrasi ; $c 21 cm. 11
650 # 4 $a Kesejahteraan sosial 12
502 # # $a Tesis Prodi MAP UGM 13
520 # # $a The poverty level in KulonProgo Regency is relatively higher than the national level and the Yogyakarta province level. This study aims to analyze the characteristics of the poor and the livelihoods of the heads of poor households to design a poverty profile ofKulonProgo Regency, Yogyakarta, Indonesia. It also discusses further the development of poverty reduction strategies based on the poverty profile. It usesthe data of the poverty household census from 2012 to 2016 in 12 sub-districts of KulonProgo Regency which were then analyzed using ANOVA. Qualitative analysis ofthelocal government’s annual poverty reduction report was also conducted. The result shows that there is a significant differencewith a P-value of 0.00000208among the proportions of poor people in every sub-district in KulonProgo Regency. It implies that there are various types of poverty characteristics in each sub-district in this regency. Moreover, other findings also indicate that the poverty is in part due to the fact that many households eligible for benefits from at least five social assistance programs do not receive such benefits. Based on the characteristics of the poor and the livelihoods of the heads of the poor household’, the local government has been developing institutional infrastructure as part of its poverty reduction strategies (PRS). The PRS consists of institution, regulation, human resource, funding, and program as the poverty reduction policy. However, its infrastructure lacks coordination. There is a need to acquireaccurate data regardingthepoor householdsas the target of government assistance. Thus, it is important to design a responsive and suitable poverty intervention program for each sub-district in KulonProgo Regency especially by considering the livelihoods of theheads of the poor household characteristics and improving the poverty database quality 14
520 # # $a Tingkat kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo relatif lebih tinggi dibandingkandengan tingkat nasional dan tingkat provinsi yakni DI.Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik penduduk miskin berdasarkan mata pencaharian kepala rumah tangga miskin yang akandigunakansebagai alatanalisisterhadapprofil kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia. Lebih lanjut juga akandibahas pengembangan strategi penanggulangan kemiskinan berdasarkan profil kemiskinan ini. Penelitianini menggunakan data dari sensus rumah tangga miskin daritahun 2012 hingga 2016 di 12 kecamatan Kabupaten Kulon Progo yang dianalisis menggunakan ANOVA. Analisis kualitatif atas laporan penanggulangan kemiskinan tahunan pemerintah setempat juga dilakukanuntukmengetahuistrategipemerintahdaerahdalammelaksanakan program pengurangankemiskinan. Dari hasilpenelitianini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dengan P-value 0.00000208 antara proporsi penduduk miskin di setiap kecamatan di Kabupaten Kulon Progo. Dengan demikian, ada berbagai jenis karakteristik kemiskinan di setiap kecamatan di daerah ini yang mempengaruhi tingkat kemiskinan yang berbeda di setiap kecamatan. Selain itu, temuan lain juga menunjukkan bahwa kemiskinan sebagian disebabkan oleh fakta bahwa banyak rumah tangga yang berhak mendapatkan manfaat dari setidaknya lima program bantuan sosial tidak menerima manfaat sesuai target karena salah sasaran alokasi bantuan. Berdasarkan karakteristik orang miskin dan mata pencaharian kepala rumah tangga miskin, pemerintah daerah telah mengembangkan infrastruktur kelembagaan sebagai bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan (SPK). SPK terdiri dari institusi, regulasi, sumber daya manusia, pendanaan, dan program sebagai kebijakan penanggulangan kemiskinan. Namun, infrastrukturnya kurang koordinasi. Olehkarenaituperlunya kebutuhan untuk memperoleh data akurat tentang rumah tangga miskin sebagai target bantuan pemerintah. Dengan demikian, penting untuk merancang program intervensi kemiskinan yang responsif dan cocok untuk setiap kecamatan di Kabupaten Kulon Progo terutama dengan mempertimbangkan karakteristik mata pencaharian kepala rumah tangga dan meningkatkan kualitas database kemiskinan. Kata kunci: profil kemiskinan, mata pencaharian rumah tangga miskin, strategi penanggulangan kemiskinan, Kulon Progo. 15
264 # # $a Yogyakarta :$b Magister Administrasi Publik Fisipol UGM,$c 2018 16
336 # # $a teks$2 rdacontent 17
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia 18
338 # # $a volume$2 rdacarrier 19
990 # # $a 006/PKP-E/2021 20
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name